Yan Diomande Ungkap Alasan Tolak Chelsea Demi Karier

Bagikan

Yan Diomande kini menjadi salah satu talenta muda paling bersinar di Bundesliga bersama RB Leipzig. Namun, di balik kesuksesannya saat ini, ada keputusan besar yang pernah ia ambil di awal kariernya. Ia mengungkapkan bahwa dirinya sempat memiliki kesempatan bergabung dengan Chelsea.

Yan Diomande Ungkap Alasan Tolak Chelsea Demi Karier

Kesempatan itu datang saat usianya masih sangat muda. Banyak pihak menyarankan agar ia menerima tawaran tersebut karena bermain di Premier League dianggap sebagai langkah besar. Namun Diomande merasa bahwa pindah terlalu cepat bukanlah pilihan terbaik untuk perkembangannya.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Menurutnya, tidak semua keputusan dalam sepak bola harus didasarkan pada uang atau nama besar klub. Ia memilih jalur yang memberinya peluang bermain lebih banyak. Baginya, menit bermain jauh lebih penting dibanding sekadar duduk di bangku cadangan klub besar.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Bersinar Bersama Leipzig

Keputusan itu kini terbukti tepat. Diomande tampil impresif bersama Leipzig musim ini dengan mencetak delapan gol dan empat assist di Bundesliga. Performanya menarik perhatian banyak klub besar Eropa.

Beberapa laporan menyebut Liverpool dan Bayern Munich tertarik merekrutnya. Liverpool bahkan disebut melihatnya sebagai calon pengganti Mohamed Salah. Meski begitu, Diomande menegaskan bahwa saat ini ia bahagia di Leipzig.

Ia menyebut Leipzig sebagai klub impiannya saat ini. Fokus utamanya adalah berkembang dan membantu tim. Ia tidak ingin terganggu oleh rumor transfer yang terus beredar menjelang musim panas.

Baca Juga: Liverpool Menahan Minat pada Morgan Rogers

Pengalaman Trial dan Pilihan Sulit

https://footballpc.com/wp-content/uploads/2026/02/Yan-Diomande-Ungkap-Alasan-Tolak-Chelsea-Demi-Karier.png

Sebelum bersinar di Jerman, Diomande pernah menjalani trial di Chelsea, Crystal Palace, dan Rangers. Ia bahkan hampir pindah ke Stamford Bridge sebelum akhirnya memilih bergabung dengan Leganes.

Ia menyebut masa itu sebagai periode sulit. Banyak orang mendorongnya memilih Chelsea. Namun ia merasa perlu mengambil keputusan sendiri demi masa depannya. Ia percaya kesabaran adalah kunci dalam sepak bola.

Bermain di Leganes memberinya kesempatan tampil reguler dan berkembang. Dari sana, kariernya meningkat hingga akhirnya direkrut Leipzig dengan kontrak lima tahun. Keputusan berani itu kini menjadi fondasi kesuksesannya.

Nasihat Vinicius dan Rencana Masa Depan

Diomande juga mendapat inspirasi dari idolanya, Vinicius Junior. Ia sempat bertemu langsung dengan bintang Real Madrid itu di Paris. Dalam pertemuan tersebut, Vinicius memberinya nasihat sederhana namun penting.

Menurut Diomande, Vinicius menyarankan agar ia selalu menikmati permainan di lapangan. Fokus dan kegembiraan bermain dianggap sebagai kunci untuk berkembang menjadi pemain hebat. Nasihat itu sangat membekas bagi winger muda tersebut.

Meski mengakui kemungkinan pindah di masa depan, Diomande menegaskan bahwa ia tidak akan memaksakan transfer. Jika tetap di Leipzig musim panas ini, ia akan bahagia. Bagi Diomande, perjalanan karier adalah soal proses, bukan terburu-buru mengejar popularitas. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballpc.com.