Real Madrid menegaskan bahwa kembalinya gelandang muda Nico Paz dari Como pada 2026 bukan bagian dari strategi komersial atau penjualan cepat. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL PC.

Klub menekankan bahwa tujuan pemulangan pemain jebolan akademi tersebut adalah untuk investasi teknis jangka panjang, bukan mencari keuntungan finansial instan. Manajemen Madrid menilai Paz sebagai bagian penting regenerasi lini tengah.
Keputusannya bukan sekadar menambah pelapis, tetapi untuk membangun fondasi yang berkelanjutan bagi tim utama. Dengan begitu, pemain muda ini diharapkan menjadi pilar masa depan klub di tengah persaingan domestik maupun Eropa.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Selain itu, keputusan tersebut menunjukkan komitmen Real Madrid pada pengembangan talenta akademi. Klub ingin memastikan pemain muda yang potensial mendapat kesempatan bermain dan tumbuh bersama struktur tim senior, bukan hanya dijadikan aset dagang di bursa transfer.
Perkembangan Stabil di Italia
Selama dua musim berkarier di Italia, Nico Paz menunjukkan perkembangan signifikan. Ritme kompetisi Serie B dan Serie A membuatnya lebih matang secara teknis dan mental. Klub menilai pengalaman ini sangat berharga untuk mengubahnya dari talenta akademi menjadi gelandang yang lebih lengkap.
Konsistensi menjadi faktor utama yang dipantau Madrid. Alih-alih menilai dari penampilan sesaat, klub lebih menekankan kemampuan Paz dalam membuat keputusan tepat dan bertahan di level tinggi. Hal ini dianggap sebagai indikator kesiapan pemain untuk bersaing di skuad utama.
Aktivasi klausul beli kembali dari Como sudah menjadi rencana lama klub. Meski ada tantangan integrasi ke tim utama, Real Madrid tetap yakin kemampuan dan kesiapan Paz akan membantu memperkaya opsi permainan, terutama di lini tengah yang semakin kompetitif.
Baca Juga: Dominasi Tanpa Kemenangan MU dan Misteri Old Trafford
Tidak Dijual, Tapi Dipakai

Spekulasi sempat muncul terkait motif finansial di balik pemulangan Nico Paz. Beberapa pihak menilai ia bisa dijadikan alat tawar untuk keuntungan transfer. Namun, manajemen Madrid menegaskan hal itu sama sekali tidak benar.
Biaya pemulangan Paz diperkirakan sekitar €9 juta atau setara Rp154,8 miliar. Angka ini dipandang sepadan dengan kualitas, pengalaman, dan potensi jangka panjang yang dibawa pemain tersebut. Klub juga menegaskan bahwa Paz tidak akan dilepas ke klub lain, meski ada minat dari Serie A dan Premier League.
Keputusan ini menegaskan filosofi Madrid dalam pengembangan pemain muda. Nico Paz diharapkan mengisi kebutuhan teknis, menambah opsi strategi di lini tengah, dan menjadi bagian dari proyek jangka menengah yang lebih berkelanjutan.
Masa Depan Akademi dan Proyek Jangka Panjang
Kembalinya Paz menjadi contoh nyata arah kebijakan pengembangan pemain muda Real Madrid. Klub ingin talenta akademi terbaik memiliki ruang tumbuh di level tertinggi tanpa harus dijual demi keuntungan finansial.
Manajemen berharap pengalaman internasional yang diperoleh Paz di Italia akan mempercepat adaptasinya ke gaya bermain La Liga dan kompetisi Eropa. Integrasi yang baik akan memperkuat lini tengah Madrid sekaligus menjaga regenerasi tim utama tetap berjalan.
Dengan strategi ini, Real Madrid menegaskan komitmen pada pembangunan tim yang berkelanjutan. Nico Paz bukan sekadar pemain muda, tetapi aset teknis jangka panjang yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata di masa depan. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballpc.com.
