Pemain United Merasakan Tanda-Tanda Pemecatan Ruben Amorim

Bagikan

Para pemain senior Manchester United dilaporkan sudah merasakan tanda-tanda bahwa Ruben Amorim kehilangan kendali atas ruang ganti sebelum pemecatannya. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL PC.

Pemain United Merasakan Tanda-Tanda Pemecatan Ruben Amorim

Pelatih asal Portugal itu hanya bertahan 14 bulan atau 420 hari di Old Trafford sebelum dipecat. Menurut laporan Daily Mail, hasil imbang 1-1 melawan Leeds menjadi pertandingan terakhir Amorim, meski keputusan untuk memecatnya sudah diambil manajemen sebelum perjalanan ke Elland Road. Situasi menunjukkan ketegangan yang meningkat antara pelatih dan dewan klub.

tebak skor hadiah pulsa 100k  

Sumber klub menyebut bahwa para pemain melihat Amorim tampak ragu dan tidak percaya diri ketika menjelaskan perubahan taktik. Kejadian ini memperkuat kesan bahwa ia kehilangan kendali dan dukungan dari ruang ganti, memicu spekulasi bahwa masa depannya di United tidak akan lama.

AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!

aplikasi shotsgoal  

Frustrasi Amorim di Old Trafford

Amorim terlihat pasrah dan terkejut ketika tiba di Old Trafford menghadapi Wolves. Setelah beberapa perubahan taktik sebelumnya, ia kembali menggunakan formasi 3-4-2-1 yang banyak dikritik, sehingga menciptakan kebingungan di antara para pemain.

Sumber Daily Mail menyebut bahwa Amorim “bergumam saat mencoba menjelaskan perubahan taktik” dan pemain merasa bahwa ia tidak sepenuhnya mengendalikan situasi. Ketidakpastian ini memengaruhi performa tim di lapangan dan mengurangi kepercayaan pemain padanya.

Frustrasi Amorim juga terlihat dalam hubungan yang memburuk dengan dewan dan direktur sepakbola Jason Wilcox sejak Natal. Ketegangan ini menjadi faktor utama yang mempercepat pemecatannya setelah hasil buruk melawan Wolves.

Baca Juga: Borussia Dortmund Tetap Percaya pada Jobe Bellingham Meski Awal Sulit

Kurangnya Rencana B dan Metode Kepemimpinan

Pemain United Merasakan Tanda-Tanda Pemecatan Ruben Amorim

Amorim dikenal keras kepala soal cara bermain yang disukainya. Ia menolak fleksibilitas dalam taktik, sehingga menimbulkan ketegangan dengan manajemen United. Kurang dari 24 jam setelah komentar tentang keinginannya menjadi “manajer” penuh, United mengumumkan pemecatannya.

Laporan Daily Mail menyebut bahwa ia sering bersikap emosional saat berinteraksi dengan petinggi klub, dan para pemain merasa tidak nyaman sejak ia tiba dari Sporting CP pada November 2024. Kekakuan dan metode kepemimpinannya dipandang sebagai penyebab utama kegagalan.

Selain itu, United juga menghadapi masalah “kurangnya Rencana B” saat tim mengalami performa terburuk dalam lebih dari 50 tahun pada musim 2024/25. Posisi ke-15 liga dan kegagalan lolos ke kompetisi Eropa membuat keputusan untuk berpisah dengan Amorim semakin tidak bisa dihindari.

United Cari Pengganti dan Masa Depan Tim

Setelah pemecatan Amorim, Darren Fletcher ditunjuk sebagai manajer interim untuk memimpin tim sementara. United diperkirakan akan menunjuk manajer permanen pada musim panas mendatang.

Kepergian Amorim membuka peluang bagi pemain yang sebelumnya kurang diperhitungkan untuk kembali mendapatkan kesempatan, serta memberi manajemen kesempatan untuk mengevaluasi kembali strategi dan filosofi tim.

Dengan perubahan ini, United berharap dapat memulihkan stabilitas di ruang ganti, memperkuat skuad, dan membangun fondasi yang lebih solid untuk musim berikutnya. Fokus kini bergeser pada persiapan jangka pendek sekaligus perencanaan jangka panjang agar tim kembali kompetitif di Liga Primer dan Eropa. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballpc.com.