Kabar buruk kembali datang bagi penyerang Argentina, Paulo Dybala. Pemain yang kini memperkuat AS Roma itu harus menjalani operasi lutut setelah mengalami masalah serius pada bagian meniskus. Cedera ini membuatnya harus kembali menepi setelah sempat kembali bermain bersama timnya.
Menurut laporan media Italia, operasi dilakukan di klinik Villa Stuart dan dipimpin oleh Profesor Mariani. Pemeriksaan medis menemukan adanya robekan kecil pada meniskus bagian luar lutut kiri Dybala. Meski operasi berjalan sukses, sang pemain tetap harus menjalani masa pemulihan yang cukup panjang.
Diperkirakan Dybala membutuhkan waktu sekitar 45 hari untuk pulih sepenuhnya. Artinya, pemain yang dijuluki La Joya tersebut harus melewatkan sejumlah pertandingan penting yang akan dijalani Roma dalam beberapa pekan ke depan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Insiden Cedera Terjadi Saat Latihan
Cedera yang dialami Dybala bermula saat ia menjalani sesi latihan bersama Roma pada pertengahan Februari. Dalam latihan tersebut, ia merasakan hentakan kuat pada bagian lutut yang langsung membuatnya kesakitan. Situasi tersebut membuat tim medis segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kerusakan pada bagian meniskus lutut kiri. Kondisi tersebut membuat operasi menjadi pilihan terbaik agar cedera tidak semakin parah dan dapat pulih dengan baik dalam jangka panjang.
Insiden itu juga sangat memukul Dybala secara emosional. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pemain berusia 32 tahun itu terlihat sangat kecewa hingga meneteskan air mata, karena ia baru saja kembali menemukan ritme permainan setelah sebelumnya juga sempat mengalami masalah cedera.
Baca Juga: Real Madrid Terpuruk Dua Kali Beruntun, Arbeloa Tegaskan Perburuan Gelar LaLiga Belum Usai
Roma Kehilangan Dybala di Laga Penting
Akibat cedera ini, Roma dipastikan tidak bisa mengandalkan Dybala dalam sejumlah pertandingan penting di kompetisi domestik maupun Eropa. Di ajang Serie A, ia akan absen saat Roma menghadapi beberapa lawan seperti Genoa CFC, Como 1907, US Lecce, dan Inter Milan.
Tidak hanya di liga domestik, absennya Dybala juga menjadi kerugian besar bagi Roma di kompetisi Eropa. Ia berpeluang melewatkan dua leg pertandingan melawan Bologna FC dalam ajang UEFA Europa League.
Jika proses pemulihan berjalan sesuai rencana, Dybala kemungkinan baru bisa kembali bermain pada pertengahan April. Salah satu laga yang diprediksi menjadi momen comeback-nya adalah saat Roma menghadapi Atalanta BC ketika musim sudah memasuki fase akhir.
Masa Depan Dybala di Roma Mulai Dipertanyakan
Cedera yang kembali dialami Dybala juga memunculkan berbagai spekulasi mengenai masa depannya di Roma. Kontrak sang pemain dengan klub ibu kota Italia tersebut dikabarkan semakin mendekati akhir, sementara pembicaraan mengenai perpanjangan kontrak belum menunjukkan perkembangan signifikan.
Beberapa laporan media Italia bahkan menyebut peluang Dybala untuk mendapatkan kontrak baru cukup kecil. Faktor usia serta riwayat cedera yang cukup sering menjadi pertimbangan penting bagi manajemen klub dalam menentukan keputusan mereka.
Jika situasi ini tidak berubah, Dybala kemungkinan besar hanya akan bertahan di Roma hingga akhir musim. Mantan pemain Juventus FC dan Palermo FC itu bisa saja mencari tantangan baru di klub lain setelah musim kompetisi berakhir. Ikuti terus perkembangan informasi menarik yang kami suguhkan dengan akurasi dan detail penjelasan lengkap di footballpc.com.
