Bintang muda Brasil, Endrick, mengungkapkan bahwa keputusannya bergabung dengan Lyon tidak lepas dari nasihat rekan setimnya di Real Madrid, Kylian Mbappe. Endrick pindah dengan status pinjaman pada Januari lalu demi mendapatkan menit bermain lebih banyak setelah kesulitan menembus tim utama di Santiago Bernabeu.

Menurut Endrick, Mbappe dan Eduardo Camavinga meyakinkannya bahwa Ligue 1 adalah liga yang kompetitif dan cocok untuk perkembangan pemain muda. Mereka juga menilai Lyon sebagai klub yang tepat untuknya berkembang. Endrick mengaku sangat menghargai saran tersebut karena datang dari pemain yang sudah berpengalaman di level tertinggi.
Keputusan itu terbukti tepat. Sejak tiba di Prancis, Endrick langsung menunjukkan performa impresif. Ia bahkan mencetak hat-trick saat Lyon mengalahkan Metz, membuktikan bahwa dirinya mampu beradaptasi dengan cepat di lingkungan baru.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Awal Gemilang di Ligue 1
Bersama Lyon, Endrick tampil percaya diri dan tajam di depan gawang. Meski sempat mendapat kartu merah saat melawan Nantes, penampilannya secara keseluruhan tetap mendapat pujian. Ia menjadi salah satu pemain muda yang paling disorot di Ligue 1 musim ini.
Endrick mengaku tidak menyangka awal kariernya di Prancis akan berjalan semulus ini. Ia merasa bersyukur karena bisa langsung memberikan dampak besar bagi tim. Bagi pemain berusia muda seperti dirinya, kesempatan bermain reguler sangat penting untuk meningkatkan kualitas permainan.
Lingkungan baru di Prancis juga memberinya pengalaman berbeda. Endrick menyebut dirinya menikmati atmosfer sepak bola di negara tersebut dan merasa bangga bisa menjadi bagian dari kompetisi yang kompetitif serta penuh tantangan.
Baca Juga: Yan Diomande Ungkap Alasan Tolak Chelsea Demi Karier
Mimpi Besar Bersama Real Madrid dan Brasil

Meski bersinar di Lyon, Endrick menegaskan bahwa masa depannya tetap di Real Madrid. Ia berharap suatu hari bisa kembali dan meraih gelar bersama Los Blancos. Ia bahkan bermimpi melihat Mbappe dan Vinicius Junior bermain bersama untuk memenangkan Liga Champions.
Selain itu, Endrick juga memiliki target besar bersama tim nasional Brasil. Ia ingin tampil di Piala Dunia 2026 dan memberikan kontribusi nyata bagi negaranya. Baginya, perjalanan di Lyon adalah bagian dari proses menuju impian tersebut.
Endrick menggambarkan dirinya seperti tokoh film aksi yang menyukai adrenalin. Ia merasa dorongan emosi dan semangat juang membantunya menjadi lebih tajam di depan gawang. Semangat itulah yang ingin terus ia bawa hingga kembali ke Madrid.
Julukan Baru dan Identitas Diri
Selama di Madrid, Endrick dikenal dengan julukan “Bobby” yang diberikan oleh Jude Bellingham dan rekan-rekannya, terinspirasi dari idolanya Sir Bobby Charlton. Namun di Prancis, ia mulai dijuluki “matador” oleh media setempat.
Meski begitu, Endrick tidak terlalu memikirkan julukan tersebut. Ia mengatakan orang bebas memanggilnya apa saja, dan waktu yang akan menentukan apakah julukan itu akan melekat atau tidak. Baginya, yang terpenting adalah performa di lapangan.
Dengan performa yang terus meningkat dan ambisi besar yang dimilikinya, Endrick menunjukkan bahwa dirinya bukan sekadar talenta muda biasa. Perjalanan di Lyon bisa menjadi batu loncatan penting menuju masa depan gemilang di Real Madrid dan bersama tim nasional Brasil. Jangan lupa ikuti footballpc.com untuk mengetahui informasi berita bola menarik lainnya.
