Kobbie Mainoo kembali menjadi sorotan setelah tampil impresif bersama Manchester United. Gelandang berusia 20 tahun itu menunjukkan konsistensi dan kualitas tinggi di lini tengah di bawah arahan pelatih baru Michael Carrick.

Performa Mainoo kontras dengan masa-masa sebelumnya saat Ruben Amorim menukangi United. Selama era Amorim, Mainoo jarang mendapat kesempatan bermain, padahal ia sempat menjadi starter penting di era Erik ten Hag.
Situasi ini membuat penampilan Mainoo saat ini semakin menonjol. Empat kemenangan beruntun United di Premier League, termasuk kemenangan 2-0 atas Tottenham, menegaskan bahwa gelandang muda ini kembali menemukan performa terbaiknya.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Mainoo Kembali Menemukan Sentuhannya
Setelah Amorim hengkang pada awal Januari, Mainoo langsung menjadi pilihan utama di starting XI. Ia tampil penuh percaya diri dan dominan di lini tengah, memberikan keseimbangan antara bertahan dan menyerang bagi tim.
Dalam empat laga terakhir, Mainoo tampil konsisten. Kontribusinya bukan hanya soal penguasaan bola, tetapi juga visi bermain, umpan matang, dan kemampuan menahan tekanan lawan. Hal ini menjadi bukti nyata kualitas akademi Manchester United.
Perubahan ini juga berdampak positif bagi tim secara keseluruhan. United mampu menampilkan permainan lebih agresif dan terstruktur di lini tengah, menunjukkan bahwa Mainoo merupakan pemain kunci dalam strategi Carrick.
Baca Juga: Manchester United Bidik Talenta Muda Serie A
Ian Wright Kritik Amorim dengan Pedas

Legenda Arsenal, Ian Wright, menjadi salah satu pihak yang vokal menyoroti keputusan Amorim terkait Mainoo. Ia menilai banyak pihak bingung mengapa pemain berbakat ini jarang dimainkan sebelumnya.
Dalam acara Premier League World, Wright menyebut keputusan Amorim sebagai sesuatu yang memalukan. Ia menekankan bahwa Mainoo adalah produk akademi United yang tidak diberikan kesempatan bermain dan hampir meninggalkan klub.
Wright juga menekankan bahwa kualitas Mainoo jelas terlihat saat ini. Pemain muda itu mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di lini tengah, sesuatu yang semestinya sudah terlihat jika diberi kesempatan lebih awal oleh Amorim.
Hengkang Hampir Terjadi, Kini Siap Bertahan
Situasi saat Amorim masih menjabat membuat Mainoo sempat ingin meninggalkan United. Ia mengajukan permintaan untuk dipinjamkan pada pekan terakhir bursa transfer musim panas 2025, dan beberapa klub, termasuk Napoli, dikabarkan tertarik.
Namun, kepindahan tersebut tidak terwujud, dan kini situasinya berubah. Mainoo disebut akan menandatangani kontrak baru bersama United, memastikan masa depannya tetap bersama klub yang membesarkannya. Michael Carrick sendiri dijadwalkan kembali memimpin tim menghadapi West Ham United.
Mainoo berpeluang terus menjadi andalan lini tengah, sambil Carrick mengejar kemenangan kelima beruntun sebagai pelatih kepala, memperkuat posisi United di papan atas Premier League. Buat kalian yang ingin mencari informasi tentang berita dan perkembangan sepak bola menarik lainnya, kalian bisa kunjungi di footballpc.com.
