Chelsea menjalani malam yang luar biasa saat menjamu West Ham United dalam lanjutan Liga Premier. Pertandingan derbi London ini langsung menyajikan tensi tinggi sejak menit awal, dengan tim tamu tampil agresif dan berani menekan. Keberanian West Ham terbukti efektif karena mereka mampu mencetak gol cepat dan membuat pendukung tuan rumah terdiam.

Pelatih Chelsea, Liam Rosenior, melakukan tujuh perubahan dari laga sebelumnya. Keputusan tersebut sempat terlihat keliru karena lini belakang The Blues tampak rapuh. West Ham memanfaatkan celah di sisi kiri pertahanan Chelsea yang terus dieksploitasi oleh Jarrod Bowen dan Aaron Wan-Bissaka.
Gol pembuka tercipta melalui umpan silang Bowen yang meluncur ke tiang jauh tanpa mampu dijangkau kiper. Gol itu menambah catatan tajam West Ham di awal laga, sekaligus memperpanjang rekor gol Bowen dalam 30 menit pertama pertandingan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Babak Pertama Milik West Ham
West Ham semakin percaya diri setelah unggul, sementara serangan Chelsea yang dipimpin Cole Palmer terlihat buntu. Kombinasi lini depan The Blues sulit menembus organisasi pertahanan tim tamu yang tampil disiplin dan efektif dalam transisi menyerang.
Keunggulan West Ham bertambah pada menit ke-36 lewat kerja sama rapi Bowen dan Wan-Bissaka. Bola kemudian diteruskan kepada Crysencio Summerville, yang dengan tenang menuntaskannya menjadi gol kedua. Stamford Bridge pun dipenuhi sorakan ejekan dari pendukung Chelsea.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan 2-0 untuk West Ham. Situasi ini memaksa Rosenior melakukan evaluasi cepat, karena performa timnya jauh dari harapan dan berisiko menelan kekalahan menyakitkan di kandang sendiri.
Baca Juga: Manchester United Ubah Arah Transfer dan Prioritaskan Keseimbangan Tim
Perubahan Jitu dan Kebangkitan Chelsea

Memasuki babak kedua, Rosenior melakukan tiga pergantian penting dengan memasukkan Joao Pedro, Wesley Fofana, dan Marc Cucurella. Perubahan ini langsung mengubah dinamika permainan Chelsea menjadi lebih agresif dan terorganisasi.
Gol balasan tercipta saat Fofana maju membantu serangan dan mengirim umpan silang akurat yang disundul Joao Pedro. Gol ini menjadi titik balik karena Chelsea mulai menekan tanpa henti, memaksa West Ham bertahan lebih dalam.
Tekanan akhirnya berbuah gol penyama kedudukan. Setelah kemelut di depan gawang, Cucurella memanfaatkan bola muntah untuk menjebol gawang West Ham. Skor menjadi 2-2 dan pertandingan kembali terbuka.
Fernandez Menjadi Pahlawan Kemenangan
Chelsea terus memburu gol kemenangan, meski sempat nyaris kebobolan ketika tembakan Jean-Clair Todibo membentur tiang gawang. Kedua tim bermain terbuka, menciptakan laga yang menegangkan hingga menit akhir.
Di masa tambahan waktu, Chelsea akhirnya memastikan kemenangan. Joao Pedro mengirim umpan matang ke Enzo Fernandez yang berdiri bebas, lalu melepaskan tembakan terukur untuk mencetak gol penentu kemenangan 3-2. Gol ini terasa spesial karena bertepatan dengan tiga tahun kepindahannya ke Chelsea.
Kemenangan dramatis ini membawa Chelsea naik ke empat besar klasemen Liga Premier. Sementara itu, West Ham kembali menelan hasil buruk di derbi London, menegaskan malam penuh emosi yang berakhir manis bagi The Blues dan pahit bagi tim tamu. Nantikan terus kabar terbaru seputar sepak bola menarik lainnya hanya di footballpc.com.
